Kamis, 19 Mei 2011

Kita Baik Karenanyaa.. :)

Allah merupakan penulis naskah yang sejati untuk kehidupan ini..
kita sebagai manusia sebagai aktor dan aktris di dalamnya..
antagoniskah kita?
ataukah agoniskah kita?
kelebihannya adalah kita bisa menentukan siapa kita dalam kehidupan ini..

itulah manusia..
ketika kita berani untuk menyakiti orang, maka setelah itu kita akan merasakan bahwa betapa pentingnya orang itu..
hanya satu yang dapat saya bilang, "ANDA PENGECUT!"
mengapa?
karena ketika kita membiarkannya menangis, kita hanya bisa memikirkan diri sendiri dan tentunya membiarkannya dalam keadaan terpuruk..
tetapi, ketika kita melihat dia bisa bahagia, seketika kita berubah menjadi orang yang lebiiiiiiiiiih jahat dari sebelumnya..

di sinilah peran antagonis berjalan..
ketika kita melihat sosok yang awalnya agonis seketika berubah menjadi antagonis karena desakan sebuah perasaan..
perasaan karena iri dengan sebuah kebahagiaan yang pada awalnya "anda" sendiri yang memiliki..
bak sinetron saja kehidupan ini di mata "anda".. :)


saya rasa, "anda" sangat kurang dalam menghargai hidup dan tentunya menghargai orang yang telah anda sakiti..
berfikirlah bahwa kebaikan dan kebahagiaan itu datang dari "anda" sendiri yang telah berani menyakiti orang yang sangat tulus untuk "anda"..
kesabaran yang kami beri bukanlah semata-mata kami bisa menerima semuanya..
tapi kesabaran ini kami lakukan semata-mata hanya karena ucapan syukur kami kepada Allah..
yang telah memberikan skenario yang sangat berat ini..
namun berujung dengan sebuah kebahagiaan yang nantinya tak akan kunjung henti..
Amiinnnnnn.... :)

belajarlah untuk ikhlas..
belajarlah untuk berlapang dada..
belajarlah untuk berterimakasih, karena orang yang "anda" sakiti telah memberikan sebagian skenario dalam hidup "anda"..
jadikanlah kebahagiaan yang diperoleh olehnya adalah kebahagiaan yang terbaik untuknya..
jika "anda" bisa, saya yakin.. hidup "anda" akan jauh lebih bahagia ataupun setidaknya sama dengan kisah kami..
buktikan, bahwa kita bisa baik karenanyaa..
karena dia adalah orang yang tidak patut untuk di sakiti..
hargailah kisah hidup orang lain, jika "anda" ingin orang menghargai kisah hidup "anda"
dan tentunya hargailah kisah hidupnya dan kebahagiaannya kini, karena "anda" patut bangga menjadi bagian dari hidupnya, duluuu..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar